MEMBUMIKAN LITERASI LEWAT KARYA


 Literasi yang akhir - akhir ini terus digaungkan oleh berbagai kalangan tentunya tidak terlepas dari kehidupan kita sebagai manusia.

Literasi mencakup berbagai hal dalam kehidupan.

Untuk bisa Berliterasi secara baik tentunya kita harus memahami makna Literasi secara utuh.

Bisa saja literasi mencakup empat keterampilan berbahasa yakni: menyimak, membaca, Menulis dan berbicara.

Tentunya dalam kehidupan sehari-hari, empat keterampilan berbahasa ini sering kita gunakan.


Menyimak

Adakah keterampilan berbahasa pertama yang dialami dan dipelajari oleh setiap orang.

Menyimak ini biasanya sewaktu kita masih bayi, balita atau sebelum kita bisa berbicara.

Apa yang dibicarakan atau di buat oleh orang dewasa biasanya memori kecil kita akan merekam semuanya itu.

Kita dari hari ke hari akan terus berproses sampai pada saatnya kita bisa berbicara.


Membaca dan menulis

Adalah keterampilan berbahasa setelah menyimak.

Biasanya jika kita sudah bisa berbicara orang tua kita mulai mengajarkan kepada kita bagaimana cara membaca juga menulis secara bersamaan.

Jika kita sudah bisa menulis tentu di suruh untuk membaca.

Ini berlaku sampai dengan kita duduk di kelas 2 Sekolah Dasar 


Berbicara

Adalah tingkat tertinggi dalam keterampilan berbahasa.

Dengan banyak menyimak,membaca dan menulis akan menambah wawasan dan cara pandang kita.

Dengan demikian kita akan tuangkan semuanya lewat pembicara kita.

Terlepas dari semua itu, literasi yang terus menerus digaungkan tersebut akan membawa perubahan tingkah laku,moral dan etika kita dalam kehidupan sehari-hari.

Literasi juga mengajak semua orang untuk mampu menciptakan sesuatu yang bermanfaat untuk kepentingan banyak orang.

Seorang penyair kawakan mengatakan: Menulislah karena dengan menulis kita ukir keabadian, tetapi jika kita tidak menulis kita akan hilang dari peradaban.

Penyair dimaksud adalah Pramoedya Ananta Noer.

Penyair yang semasa hidupnya berada di terali besi karena karya karyanya dianggap menentang pemerintah waktu itu.

Mari kita terus Berliterasi

Anak Indonesia cinta buku



Loang,4 Agustus 2021





Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATA TIU, AIR KEHIDUPAN SUKU LIMAN DI PUOR

Sajak Sunyi

CINTAKU TAKKAN LUNTUR